Dekatkan Polisi Dengan Rakyat, Polres Lotim Luncurkan Program Polisi RW

 


LOMBOK TIMUR - Polres Lombok Timur meluncurkan program polisi RW untuk mendukung dan mewujudkan polisi dekat dengan masyarakat.  Tentunya tugas dan tanggung jawab mereka adalah menyelesaikan permasalahan Kamtibmas yang bisa menimbulkan konflik. Launching ditandai apel bersama di Halaman Polres Lombok Timur, Senin (12/6). Nampak Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy mengikuti apel yang dipimpin Kapolres Lombok Timur AKBP Hery Indra Cahyono.

Kapolres pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa polisi RW adalah tindak lanjut dari program Mabes Polri sekaligus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Polisi RW, jelasnya, tetap menginduk pada Babinkamtibmas. “Tugas mereka adalah membantu tugas Kamtibmas untuk menyelesaikan permasalahan dan mencari solusi, baik permasalahan secara geografi dan sosial untuk mencegah kejahatan atau konflik,” terangnya.

Harapannya program ini dapat membantu menjaga Kamtibmas, terutama jelang Pemilu yang akan berlangsung pada Februari 2024. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat, TNI, dan Pemda mendukung program tersebut, sehingga kondisi kamtibmas di daerah ini semakin kondusif. “Tentu program ini tidak akan berhasil tanpa adanya kerjasama dari masyarakat, pemerintah maupun ormas-ormas yang lain,” harapnya.

Polisi RW di Lombok Timur sebanyak 563 personil yang akan disebar di sembilan kecamatan pada 150 desa/kelurahan yang ada di Lombok Timur.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyematan ban lengan anggota polisi RW oleh Bupati, Kapolres, dan Dandim 1615 Lotim.

Apel itu diikuti pula Forkopimda, pimpinan OPD, dan kepala desa. (Prokopim)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.