Imunisasi Rotavir, Upaya Dinkes Lotim Cegah Wabah Diare


Lombok Timur - Dinas Kesehatan Lombok Timur akan melakukan imunisasi rotavirus demi mencegah penyebaran wabah diare. Imunisasi ini akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 15 Agustus 2023. 


Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Pathurrahman sasaran imunisasi rotavirus adalah bayi usia dua bulan. Imunisasi ini diperlukan mengingat diare adalah salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan  di wilayah Lombok Timur. 


"Diare adalah masalah serius yang harus segera ditangani karena dapat menyebabkan dehidrasi yang parah, bahkan dapat berujung pada kematian," terang Pathurrahman.


Diare tidak hanya disebabkan oleh bakteri, tetapi juga dapat disebabkan oleh virus, termasuk rotavirus yang dianggap lebih berbahaya. Setiap tahun, kasus diare tercatat cukup tinggi di Lotim. Diare menimpa hampir semua kelompok usia mulai dari bayi, balita, remaja, hingga dewasa.


Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan Lombok Timur, Budiman Satriadi merincikan jumlah bayi yang lahir Juni 2023 kemarin sebanyak 1.866 bayi. Untuk vaksin kepada bayi-bayi tersebut Dinkes Lotim menyiapkan 2.739 vial vaksin. 


Jumlah tersebut dinilai sangat cukup untuk vaksi bayi di Lombok Timur karena setiap 1 vial berisi 10 dosis vaksin. "Masing-masing anak akan mendapatkan 1 disis vaksin rotavirus," ucap Budiman.


Pemberian vaksin rotavirus akan dilakukan melalui imunisasi posyandu yang telah rutin dilaksanakan. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.