Jamin Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Gubernur NTB dan Bupati Lotim Buka Pasar Rakyat di Pringgabaya


PRINGGABAYA – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, bersama Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, meresmikan pembukaan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di Halaman Kantor Camat Pringgabaya, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Makmur Mendunia Center (MMC) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pemkab Lombok Timur, dan Bulog sebagai langkah stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Gubernur Lalu Muhammad Iqbal memastikan bahwa ketersediaan stok bahan pokok untuk wilayah NTB dalam kondisi mencukupi. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying).

"Tidak usah khawatir, stok bahan-bahan pokok yang ada di NTB terpenuhi dan tersedia," tegas Gubernur saat meninjau langsung komoditas yang dipasarkan.

Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi telah menyiapkan program pengembangan ketahanan pangan yang menyasar hampir 300 desa di NTB, termasuk di wilayah Pringgabaya. Program ini direncanakan akan terus berlanjut hingga tahun 2029 mendatang sebagai bentuk intervensi jangka panjang.

Senada dengan Gubernur, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan bahwa Pemkab terus berkomitmen menjaga daya beli masyarakat melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Selain stabilisasi harga, dukungan terhadap sektor ekonomi mikro juga diperkuat.

Bupati memaparkan bahwa pada tahun 2025, Pemkab telah menggelontorkan dana pembinaan sebesar Rp 20 miliar yang menyasar lebih dari 23 ribu pelaku UMKM di Lombok Timur. "Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata kepada masyarakat guna memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau," ujar Bupati.

Usai sesi pembukaan, Gubernur dan Bupati berinteraksi langsung dengan warga serta meninjau produk-produk UMKM lokal yang dipamerkan. Berdasarkan agenda, kegiatan serupa dijadwalkan akan kembali digelar pada Sabtu (14/2) mendatang di Kecamatan Labuhan Haji guna memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.