Hadiri Halal Bihalal ASN K2, Bupati Lombok Timur Haramkan Jual Beli Jabatan di Lingkungan Pemkab

 


Masbagik – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menghadiri acara Halalbihafal bersama Forum Komunikasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kategori II (K2) Kabupaten Lombok Timur. Agenda yang mengusung tema penguatan silaturahmi, keikhlasan, dan integritas menuju Lombok Timur SMART tersebut dipusatkan di Sanggar Ambung Masbagik Timur, Kecamatan Masbagik, Senin (30/3).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa akselerasi pembangunan daerah membutuhkan komitmen serta kerja sama nyata dari seluruh elemen birokrasi, bukan sekadar formalitas. Ia menginginkan jajaran aparatur daerah bergerak aktif dan responsif terhadap dinamika sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Saya butuh orang-orang yang bisa bekerja sama membangun daerah, bukan yang sekadar mencari puji-pujian," ungkap Bupati Haerul Warisin di hadapan ratusan ASN K2 yang hadir.

Bupati juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga integritas dan kebersihan birokrasi dari praktik koruptif. Ia memberikan garansi tidak akan ada ruang bagi praktik transaksional dalam penempatan maupun pengangkatan pejabat di bawah masa kepemimpinannya. Penempatan posisi strategis akan murni didasarkan pada catatan kinerja dan kompetensi, bukan faktor kedekatan personal.

"Haram hukumnya bagi saya menerima uang dari orang yang saya angkat menjadi pejabat. Jika saya terima uang, artinya saya tidak ikhlas. Selain itu, kalau pejabat masuk dengan menyogok, mereka akan berbuat aneh-aneh dan saya tidak akan punya kekuatan untuk menindak atau memindahkan mereka,” tegas Bupati secara lugas.

Lebih lanjut, ia mengimbau para ASN untuk mengesampingkan dinamika politik yang tidak produktif dan kembali fokus pada pelayanan publik di instansi masing-masing. Di samping masalah birokrasi, Bupati juga menyinggung mengenai rencana taktis pemda yang tengah mengkaji kemungkinan pemberlakuan kembali sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Kebijakan ini dipertimbangkan sebagai langkah responsif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan BBM sekaligus upaya efisiensi operasional kendaraan bermotor dinas.

Sementara itu, Ketua Forum ASN K2 Lombok Timur, Amirudin, menyampaikan rasa syukur atas soliditas yang terjaga di antara seluruh anggotanya. Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk selalu menjaga marwah dan integritas forum agar tetap berjalan di koridor yang resmi dan benar sesuai aturan kepegawaian.

Berdasarkan data terbaru yang tercatat dalam database pemerintah daerah, saat ini terdapat sebanyak 669 orang tenaga K2 yang bernaung di dalam Forum Komunikasi ASN K2 Lombok Timur. Agenda halalbihafal ini ditutup dengan sesi silaturahmi yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta perwakilan pengurus forum dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Lombok Timur.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.