BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan PMI, Salurkan Manfaat Nyata hingga Ratusan Juta Rupiah



Lombok Timur - BPJS Ketenagakerjaan terus mengedepankan kebermanfaatan program jaminan sosial bagi pekerja, khususnya pekerja migran Indonesia (PMI), melalui sosialisasi dan penyaluran manfaat secara langsung di Kabupaten Lombok Timur.


Bersama lintas sektor dan instansi terkait, kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2021 tentang perlindungan PMI digelar di Kantor Camat Sakra Barat, Senin (20/4). Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman prosedural, tetapi juga menekankan pentingnya perlindungan nyata melalui kepesertaan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.


Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, M. Yohan Firmansyah, menegaskan bahwa setiap pekerja migran wajib terdaftar secara resmi agar dapat merasakan langsung manfaat perlindungan sejak sebelum keberangkatan hingga selama bekerja di luar negeri.


“Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja migran tidak hanya terlindungi secara administratif, tetapi juga mendapatkan jaminan nyata ketika terjadi risiko kerja,” ujarnya.


Sebagai bukti konkret kebermanfaatan program, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan dengan total sekitar Rp404 juta kepada sejumlah penerima manfaat. Salah satunya adalah ahli waris almarhum Muhammad Yusuf, PMI yang meninggal dunia di Malaysia.


Keluarga almarhum menerima manfaat sebesar Rp227 juta, termasuk beasiswa pendidikan bagi dua anaknya hingga jenjang perguruan tinggi. Program ini menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjamin keberlangsungan hidup dan masa depan keluarga pekerja.


Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan mencatat telah menangani 14 kasus PMI yang diberangkatkan secara legal, dengan total manfaat mencapai sekitar Rp670 juta. Kasus yang ditangani meliputi gagal penempatan, PHK, kecelakaan kerja, hingga meninggal dunia.


Hal ini menegaskan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga memberikan perlindungan finansial nyata saat risiko terjadi.


Salah satu penerima manfaat, Munaah, mengaku sangat terbantu dengan adanya santunan tersebut. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, tetapi juga menjamin pendidikan anak-anaknya.


“Terima kasih BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.


Melalui berbagai program dan manfaat yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia, khususnya pekerja migran.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.