Buka Halalbihalal dengan Pantun, Bupati Lotim Garansi 100 Persen Tenaga Honorer Diangkat Jadi PPPK

 


Selong – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memberikan garansi dan ketenangan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terkait kepastian perpanjangan Surat Keputusan (SK) kerja mereka. Menariknya, Bupati mengawali pidato sambutannya dengan melantunkan dua bait pantun yang langsung disambut riuh tepuk tangan para peserta.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmen penuhnya untuk mempertahankan seluruh tenaga PPPK, baik yang berstatus penuh waktu maupun paruh waktu. Bahkan, pemda juga berkomitmen mengakomodasi para tenaga honorer yang belum masuk dalam database resmi untuk diangkat sebagai PPPK paruh waktu. Kebijakan protektif ini ditegaskan Bupati sebagai salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan kesejahteraan di tengah masyarakat.

Pernyataan menyejukkan tersebut disampaikan Bupati di hadapan ratusan ASN PPPK Tenaga Guru Angkatan IV yang menggelar acara Halalbihalal dan reuni di Gedung Wanita Lombok Timur, Rabu (22/4). Bupati membeberkan bahwa jajaran manajemen daerah sengaja mengusulkan kuota maksimal dalam seleksi aparatur sipil tersebut.

“Waktu Kepala BKPSDM tanya saya berapa yang diusulkan PPPK paruh waktu, saya bilang 100%. Tidak boleh ada yang dikurangi, kecuali tidak memenuhi syarat karena mungkin sudah putus (SK-nya). Ini cara, tidak boleh kita tidak membuka ruang bagi masyarakat,” jelas Bupati Haerul Warisin secara gamblang memaparkan kebijakannya. Ia menambahkan, proses pengangkatan status PPPK penuh waktu ke depan akan terus disesuaikan secara berkala dengan melihat postur dan kemampuan keuangan daerah.

Di hadapan para pahlawan tanpa tanda jasa ini, Bupati menitipkan pesan menyentuh agar mereka senantiasa merawat rasa syukur atas posisi kedudukan yang telah diraih saat ini. Para guru diminta untuk fokus bekerja secara profesional dan tidak sibuk mengajukan tuntutan pindah tugas sesuai keinginan pribadi, melainkan harus siap loyal ditempatkan di mana saja sesuai dengan pemetaan kebutuhan zonasi daerah.

Lebih jauh, Bupati Warisin menaruh harapan besar agar korps guru ini dapat menjadi mitra strategis yang membantu pemda dalam menyukseskan program mencerdaskan anak bangsa di bidangnya masing-masing.

“Kalau Anda menjadi guru jadilah guru yang bermanfaat, guru yang berguna untuk anak didik Anda. Tidak hanya sekadar kita mencetak orang cerdas dan pintar tapi juga menjaga akhlak, moral daripada manusia itu,” harap Bupati sembari memberikan penekanan mendalam mengenai pentingnya mengejar nilai keberkahan dalam menjalankan tugas kependidikan.

Sebagai informasi, agenda Halalbihalal sekaligus ajang reuni yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini dihadiri secara kompak oleh ratusan ASN PPPK Tenaga Guru Angkatan IV, serta turut dihadiri oleh perwakilan delegasi dari Angkatan I, II, III, dan Angkatan V Kabupaten Lombok Timur.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.