Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Mengikuti Evaluasi Daring TPAKD Award 2026


Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengikuti tahap penilaian daring TPAKD Award 2026 Tingkat Nasional dari Ruang Rapat Bupati pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya, Sekda H. Muhammad Juaini Taofik, Kepala OJK NTB, Kepala Perwakilan BI, serta jajaran pimpinan OPD. Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin turut memberikan arahan secara virtual mengenai komitmen daerah dalam memperluas akses keuangan.

Bupati memaparkan sejumlah program prioritas, seperti alokasi bantuan UMKM senilai Rp20 miliar, kelanjutan subsidi bunga pinjaman melalui program Lotim Berkembang, pembuatan rekening tabungan santri, hingga optimalisasi peran Baznas yang berhasil mendongkrak pengumpulan ZIS dari Rp10–12 miliar pada 2025 menjadi Rp24 miliar pada 2026.

Wakil Bupati menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lombok Timur melonjak dari 4,93 persen pada 2025 menjadi 7,93 persen pada Triwulan I 2026. Penguatan inklusi keuangan dinilai krusial untuk menekan angka kemiskinan yang saat ini berada di level 13,53 persen bagi populasi sekitar 1,5 juta jiwa.

Tiga program unggulan TPAKD Lombok Timur terus dijalankan secara konsisten. Program Lotim Berkembang telah menjangkau 14.564 nasabah peternak dengan rasio NPL terjaga di angka 1,03 persen serta memfasilitasi 611 pelaku UMKM. Sementara itu, program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di lingkungan pesantren dan wali murid berhasil meningkatkan nilai akses keuangan dari Rp12 juta menjadi Rp4 miliar. Adapun program Rekening Pelajar telah menjangkau sekitar 308.000 siswa dengan akumulasi tabungan mencapai Rp76 miliar.

Selain itu, Sekda menyampaikan adanya sinergi dengan Pemprov NTB melalui Program Desa Berdaya untuk penanganan kemiskinan ekstrem. Program ini memberikan bantuan sosial sebesar Rp1,8 juta per KK yang diintegrasikan langsung dengan pemberdayaan kewirausahaan rantai pasok.

Asisten Deputi Inklusi Keuangan dan Kewirausahaan Kemenko Perekonomian, Erdiriyo, mengapresiasi capaian TPAKD Lombok Timur dan berharap berbagai program inklusi ini berdampak nyata dalam menekan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.