Semarak Milad ke-19, Ponpes Nurul Hijrah NW Sugian Rangkul Pelajar dan Masyarakat
LOMBOK TIMUR - Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hijrah NW Sugian, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, menggelar puncak peringatan milad ke-19, Minggu (29/8/2026). Peringatan milad tersebut diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan olahraga yang melibatkan santri, pelajar, serta masyarakat Desa Sugian dan sekitarnya.
Sekretaris Yayasan Ponpes Nurul Hijrah NW Sugian, Suhirman, mengatakan rangkaian kegiatan milad telah dimulai sebelum acara puncak.
“Puncak acara milad atau ulang tahun Pondok Pesantren Nurul Hijrah yang ke-19. Kegiatan ini tidak berdiri sendiri pada hari ini saja, tetapi ada rangkaian acara sebelumnya,” kata Suhirman saat ditemui di Yayasan, Minggu (29/8/2026).
Berbagai perlombaan digelar dengan melibatkan peserta dari sejumlah jenjang pendidikan. Di antaranya lomba Tari Anak Saleh dan karaoke Islami untuk peserta tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).
Peserta tidak hanya berasal dari lembaga pendidikan di Desa Sugian. Sejumlah pondok pesantren di sekitar wilayah tersebut juga mengirimkan peserta. Bahkan, peserta dari Desa Sambelia turut ambil bagian.
Panitia juga menggelar lomba praktik salat jenazah. Menurut Suhirman, lomba tersebut menjadi bagian dari upaya membekali santri dengan keterampilan keagamaan yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
“Banyak lulusan pondok pesantren yang tidak berani menjadi imam salat jenazah. Karena itu, anak-anak kita latih melalui lomba praktik salat jenazah,” ujarnya.
Selain itu, digelar lomba tahfiz ayat-ayat pendek atau Juz Amma. Materi hafalan yang dilombakan mulai dari Surah An-Naba hingga Al-Qariah. Pemilihan materi tersebut dilakukan agar peserta tidak hanya menghafal surat-surat pendek yang umum dibaca saat salat tarawih.
Di bidang olahraga, panitia menggelar lomba futsal tingkat SMP dan SMA. Sementara sepak bola mini diperuntukkan bagi peserta tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan SD se-Desa Sugian.
Rangkaian milad juga mendapat dukungan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sedang melaksanakan kegiatan di lingkungan Ponpes Nurul Hijrah. Mahasiswa KKN tersebut menggelar berbagai kegiatan selama satu hari. Di antaranya jalan santai, senam sehat, dan lomba memasak.
Lomba memasak mendapat antusiasme masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu di Desa Sugian. Mahasiswa KKN juga menggelar permainan tradisional berupa lomba menangkap ayam.
Dalam permainan tersebut, ayam dilepas dan peserta berlomba menangkapnya. Peserta yang berhasil menangkap ayam berhak membawa pulang ayam tersebut.
Suhirman berharap rangkaian peringatan milad ke-19 dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pondok pesantren, lembaga pendidikan, santri, dan masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berlangsung dengan baik dan beberapa sekolah juga mengirimkan utusannya untuk mengikuti perlombaan,” katanya.








Post a Comment