Baznas Salurkan Insentif untuk Guru TK-PAUD di Lombok Timur

 


Selong – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lombok Timur menyalurkan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) non PPPK dan non sertifikasi pada jenjang TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB), Rabu (21/1).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Timur ini dihadiri Bupati Haerul Warisin bersama Wakil Bupati Moh. Edwin Hadiwijaya serta jajaran Baznas dan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para guru TK dan PAUD atas pengabdian mereka dalam dunia pendidikan anak usia dini. Ia menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membentuk karakter generasi.

“Jasa para guru yang telah mengajar dengan ikhlas, pasti dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa insentif yang diberikan belum sebanding dengan pengabdian para guru, namun diharapkan tetap memberi motivasi.

“Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap ini bisa menjadi penyemangat bagi bapak dan ibu guru,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Timur Muhamad Kamli menyebutkan total anggaran insentif tahap pertama mencapai Rp440 juta yang disalurkan kepada 1.434 penerima dari tujuh kecamatan, yakni Terara, Labuhan Haji, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak, dan Jerowaru.

“Dana ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun melalui Baznas,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemda juga memberikan penghargaan berupa hadiah umrah kepada salah satu guru PAUD yang telah mengabdi selama 21 tahun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi panjang di bidang pendidikan.

Pemerintah berharap penyaluran insentif ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas pendidikan di Lombok Timur.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.