Swasembada Beras Tercapai, Sekda Lombok Timur Ungkap Peran Besar Kolaborasi Petani hingga TNI
Selong - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mewujudkan swasembada beras, yang dinilai sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak di daerah.
Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama lintas sektor, mulai dari tenaga penyuluh, TNI, hingga petani.
“Hal tersebut tidak akan mudah kecuali melalui kolaborasi tenaga penyuluh, Kodim 1615 Lombok Timur, petani, Bulog, Pupuk Indonesia dan berbagai pihak terkait lainnya,” ujarnya saat Tasyukuran Swasembada Pangan, Rabu (6/1/2026).
Kegiatan yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia Lombok Timur itu juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas pasokan beras sebagai komoditas utama masyarakat.
Menurut Sekda, tingginya kebutuhan beras sering kali berdampak pada fluktuasi harga, sehingga pemerintah harus memastikan ketersediaan tetap terjaga.
Selain itu, ia juga mengungkapkan capaian positif dari sisi kesejahteraan petani. Nilai tukar petani (NTP) NTB, termasuk Lombok Timur, pada Desember tercatat mencapai 134,14 atau naik 4,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Ia berharap capaian swasembada beras ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus berlanjut dalam jangka panjang.
Hal senada disampaikan Komandan Kodim 1615 Lombok Timur yang mengaku sebelumnya sempat skeptis terhadap target swasembada. Namun, ia kini optimistis capaian tersebut dapat dipertahankan melalui sinergi yang kuat di lapangan.
“Diharapkan pencapaian ini tidak hanya bertahan satu dua tahun, melainkan seterusnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Perhiptani Lombok Timur, Lalu Muhammad Zainudin, menegaskan komitmen penyuluh pertanian sebagai garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna mendorong keberhasilan program pembangunan pertanian ke depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panen raya nasional yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Karawang. Momentum tersebut menjadi penegasan bahwa Indonesia dalam setahun terakhir berhasil mewujudkan swasembada beras.
Ke depan, pemerintah menargetkan capaian serupa tidak hanya pada beras, tetapi juga pada berbagai kebutuhan pokok lainnya.



Post a Comment