Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Pringgabaya, Bupati Lotim Siapkan Lapak Darurat dan Bantuan Modal

 


Pringgabaya – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, bergerak cepat meninjau langsung kondisi pascakebakaran hebat yang melanda Pasar Pringgabaya pada Senin sore (27/4) lalu. Begitu tiba dari perjalanan kunjungan kerja kedinasan di Jakarta, Bupati langsung turun ke lokasi bencana dengan didampingi jajaran Kepala Dinas Perdagangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), hingga perwakilan BAZNAS Lombok Timur, Rabu (29/4).

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan telah menghanguskan sebagian besar area utama pasar, termasuk melumat ratusan lapak dan kios pedagang yang selama ini menjadi urat nadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat. Di sela-sela penyisiran puing-puing bangunan, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian serius dan berkomitmen penuh untuk menyelesaikan dampak pascabencana ini secara tuntas, mengingat pasar merupakan sektor vital penyedia kebutuhan dasar publik yang tidak boleh mati suri.

"Masyarakat diharapkan bersabar karena semua saat ini sedang dalam proses penanganan. Kami akan upayakan perbaikan hingga kondisi kembali normal seperti sedia kala," ujar Bupati Haerul Warisin menenangkan para pedagang yang berduka.

Sebagai bentuk solusi taktis jangka pendek agar roda ekonomi warga tidak mandek total, pemerintah daerah telah merancang skema bantalan ekonomi bagi para korban terdampak. Bupati membeberkan bahwa ada sebanyak 164 pedagang, baik laki-laki maupun perempuan yang menjadi korban langsung, direncanakan akan menerima suntikan bantuan modal usaha darurat masing-masing sebesar Rp2 juta. Selain bantuan tunai, pemda juga akan segera mendirikan bangunan lapak sementara di sekitar lokasi agar para pedagang bisa kembali beraktivitas mencari nafkah dalam waktu dekat.

Sementara itu, terkait peta jalan pemulihan fisik bangunan secara permanen, Bupati menginstruksikan secara tegas kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera melakukan audit teknis dan menghitung estimasi kebutuhan anggaran perbaikan secara rinci serta akurat. Mengingat skala kerusakan infrastruktur yang terbilang cukup masif, rencana rekonstruksi dan renovasi total Pasar Pringgabaya dipastikan akan dimasukkan ke dalam Daftar Anggaran Prioritas pada tahun anggaran 2027 mendatang.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.