Dihadiri Mendikdasmen, RS UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur Resmi Diresmikan

 


Selong – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia yang mendalam atas rampungnya pembangunan Rumah Sakit UMMAT PKU Muhammadiyah Lombok Timur. Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan menjadi babak baru dalam mendekatkan layanan medis berkualitas bagi masyarakat di daerah tersebut. Hal itu disampaikannya saat memberikan arahan pada acara peresmian rumah sakit, Ahad (17/5).

Mendikdasmen mengakui bahwa proses pendirian rumah sakit ini tidaklah mudah dan penuh dengan dinamika perjuangan yang panjang di lapangan.

"Saya tahu persis liku-liku dan perjuangan dalam mengikuti dinamika yang ada selama proses pembangunan ini. Dari jauh, saya selalu menyertai dan ikut mendoakannya. Jika kita sudah memiliki niat yang kuat, memang sulit untuk dihentikan, meskipun terkadang batas antara niat dan tekad itu sangat tipis," ungkap Abdul Mu'ti, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Ia meyakini bahwa setiap niat baik yang dibarengi dengan ikhtiar sungguh-sungguh akan selalu menemukan jalan keluar. Rencananya, peresmian operasional penuh rumah sakit ini akan menjadi bagian dari kado istimewa pada puncak perayaan Milad ke-114 Muhammadiyah yang bakal dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu'ti menegaskan kembali watak inklusif yang selama ini melekat pada persyarikatan. Muhammadiyah terus mengembangkan sistem penguatan internal, di mana elemen yang kuat secara ekonomi akan menopang elemen yang masih lemah, sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun generasi bangsa yang sehat.

Mendikdasmen juga menyoroti fenomena kesehatan kontemporer saat ini, di mana permasalahan medis seperti gangguan kesehatan gigi, mata, dan telinga mendominasi di samping penyakit degeneratif akibat gaya hidup anak-anak zaman sekarang yang cenderung kurang bergerak (mager). Oleh karena itu, fokus utama ke depan adalah membangun budaya hidup sehat sejak dini dan lingkungan alam yang aman, sehat, resik, dan indah (ASRI). Ia berharap RS Muhammadiyah NTB tidak hanya sekadar menjadi tempat mengobati orang sakit, melainkan mampu proaktif menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses geografis maupun sosial.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, secara terbuka mengekspresikan kedekatan emosional dan kekagumannya terhadap persyarikatan Muhammadiyah. Gubernur bahkan secara bangga mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari keluarga besar organisasi tersebut. Ia memaparkan fakta global bahwa Indonesia diakui sebagai salah satu negara dengan jiwa kesukarelawanan dan kedermawanan tertinggi di dunia, bersaing ketat dengan Turki.

"Di Indonesia, entitas yang paling kentara dan konkret menunjukkan jiwa kedermawanan itu adalah Muhammadiyah. Luar biasanya, warga Muhammadiyah itu kalau mau membangun sesuatu, sering kali modal utamanya cukup dimulai dengan niat yang tulus," puji Gubernur Lalu Muhammad Iqbal.

Gubernur menaruh harapan besar agar RS Muhammadiyah yang baru ini dapat berkembang pesat dan membawa manfaat yang seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat NTB, terutama di Lombok Timur. Ia juga berharap momentum tersebut akan memicu lahirnya faskes-faskes baru milik Muhammadiyah di wilayah lain di NTB, seraya berpesan kepada jajaran manajemen agar senantiasa merawat rumah sakit tersebut secara profesional.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan salam takzim dari Bupati dan Wakil Bupati. Bagi masyarakat Lombok Timur, kehadiran RS UMMAT PKU Muhammadiyah ini menjadi pelengkap penting bagi fasilitas sarana kesehatan yang sudah ada sebelumnya di daerah tersebut.

Prosesi peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti secara langsung oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Agenda ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Pembina Kesejahteraan Umat (PKU) PP Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah NTB, jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, jajaran direktur utama rumah sakit se-Lombok Timur, Pimpinan Wilayah Aisyiyah NTB, serta ratusan warga Muhammadiyah.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.