Dinkes Lombok Timur Perkuat Deteksi Dini HIV, Skrining Diperluas hingga Kelompok Usia Produktif
Lombok Timur – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat upaya deteksi dini HIV melalui perluasan layanan skrining di berbagai fasilitas kesehatan. Langkah tersebut dilakukan agar kasus dapat ditemukan lebih cepat sehingga pasien segera mendapatkan pengobatan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lombok Timur, Sahid Ramdan, mengatakan peningkatan temuan kasus tidak selalu menunjukkan tingginya penularan, tetapi juga dipengaruhi semakin aktifnya pelaksanaan skrining.
"Semakin banyak kita melakukan skrining, semakin banyak pula kasus yang bisa ditemukan. Ini penting agar penderita dapat segera mendapatkan terapi dan mencegah penularan lebih lanjut," ujar Sahid.
Menurutnya, hingga awal tahun 2026 telah ditemukan sembilan kasus baru HIV di Lombok Timur. Sebagian besar berasal dari kelompok usia produktif yang menjadi salah satu sasaran utama program pemeriksaan.
Ia menegaskan, deteksi dini merupakan langkah penting dalam pengendalian HIV karena memungkinkan pasien segera menjalani terapi antiretroviral (ARV).
"Orang yang mengetahui status HIV lebih awal dan rutin menjalani pengobatan memiliki kualitas hidup yang lebih baik serta risiko penularannya jauh lebih rendah," katanya.
Selain memperluas layanan pemeriksaan, Dinkes juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penularan HIV, pentingnya tes secara sukarela, dan menghilangkan stigma terhadap orang dengan HIV.
Sahid mengajak masyarakat yang merasa memiliki faktor risiko untuk tidak ragu memanfaatkan layanan tes HIV di puskesmas maupun rumah sakit.
"Jangan takut untuk memeriksakan diri. Pemeriksaan dilakukan secara rahasia, dan semakin cepat diketahui, semakin baik peluang untuk mendapatkan pengobatan yang optimal," pungkasnya.



Post a Comment