Gerakan 'Selong Meriri' Kembali Aktif, TP-PKK dan Pemkab Lotim Bersinergi Sisir Sampah


Selong
– Memasuki bulan Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) secara resmi kembali mengaktifkan gerakan "Selong Meriri". Program lingkungan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengimplementasikan strategi pengurangan dan penanganan sampah domestik dengan melibatkan partisipasi aktif dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga masyarakat luas.

Fokus utama dari kolaborasi lintas sektor ini adalah mengintegrasikan program kerja PKK mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Pelestarian Lingkungan Hidup (PLH) ke dalam agenda rutin dinas pemerintah daerah yang digelar setiap minggunya.

Pada pelaksanaan aksi perdana pada Jumat (8/5), gerakan gotong royong massal ini langsung menyisir tiga koridor lokasi strategis di pusat kota dengan dukungan penuh dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rute pembersihan jalur estetika kota ini dimulai dari sepanjang Jalan Diponegoro dan Jalan Dewi Sartika, lalu bergerak ke arah perempatan Sekarteja, hingga menyasar kawasan pusat ekonomi (Mall Mini) yang berada di belakang kompleks perbankan BRI Selong.

Ketua TP-PKK Lombok Timur, Hj. Ra'yal Ain Warisin, dalam arahannya menekankan bahwa peran Camat dan Lurah sangatlah krusial sebagai garda terdepan institusi yang bersentuhan langsung dengan lapisan masyarakat bawah. Para pemangku kebijakan wilayah tersebut dituntut proaktif mengedukasi warga agar program kebersihan ini tidak hanya bersifat seremonial.

"Kami berharap untuk kecamatan dan kelurahan untuk ikut terjun memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Insha Allah besok PKK akan membantu sosialisasinya untuk masyarakat, tetapi kami juga berharap kecamatan dan kelurahan untuk menggerakkan masyarakatnya," tegas Hj. Ra'yal Ain Warisin melempar harapan besar.

Melalui keberlanjutan gerakan "Selong Meriri" ini, pemda berharap aksi nyata ini dapat menjadi pemantik serta stimulus bagi warga pemukiman sekitar agar kembali menumbuhkan budaya gotong royong yang sarat nilai luhur, sekaligus mendongkrak kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing demi kenyamanan bersama.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.