Tutup Pemusatan Latihan di Tetebatu, Sekda Lotim Janjikan Bonus Terbaik bagi Juara MTQ NTB

Sikur – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, resmi menutup rangkaian kegiatan Training Centre (TC) kafilah Lombok Timur untuk ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB di Tetebatu, Kecamatan Sikur, Senin (25/5). Dalam arahannya, Sekda mengapresiasi kesungguhan pengurus LPTQ, para pembina, serta pelatih yang dinilai berhasil mendongkrak kesiapan mental dan spiritual generasi Qur'ani Lombok Timur.

Juaini menyampaikan bahwa partisipasi tahunan dalam MTQ bukan sekadar ajang adu bakat, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur'an di tengah tantangan global. Di bawah kepemimpinan era visi Lombok Timur SMART, pemerintah daerah menargetkan capaian prestasi pada MTQ ke-31 ini harus jauh melompat dibanding capaian tahun-tahun sebelumnya.

Guna memacu semangat tanding, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mengalokasikan anggaran khusus sebagai bonus terbaik bagi para peserta yang berhasil membawa pulang medali juara. Kebijakan ini tetap dipertahankan pemda sebagai bentuk prioritas syiar, meskipun kondisi keuangan daerah secara umum sedang menerapkan efisiensi anggaran yang ketat.

Sekda juga mengingatkan agar keunggulan demografi Lombok Timur sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar sekaligus gudang talenta Qur'ani dijadikan sebagai pemantik kepercayaan diri. Ia mewanti-wanti para kafilah agar tidak cepat berpuas diri, karena indikator latihan yang baik di atas kertas belum menjamin tiket final jika tidak dibarengi dengan mental bertanding yang konsisten di arena. Seluruh peserta diminta untuk terus menjaga stamina, kekompakan, akhlak, serta selalu berpikiran positif selama kompetisi berlangsung.

Sebelumnya, Ketua Harian LPTQ Lombok Timur, Ustadz Sumayadi, melaporkan bahwa pasca-pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten di Aikmel, para peserta telah digembleng secara maraton. Proses pembinaan diawali dengan latihan mandiri secara daring melalui TC Mobile selama tiga bulan, kemudian dilanjutkan dengan pemusatan latihan fisik di Kecamatan Keruak sebagai wadah evaluasi berkala sebelum dikarantina di Tetebatu.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh seluruh pengurus LPTQ serta 53 peserta kafilah yang akan bertanding di berbagai cabang perlombaan, mulai dari seni tilawah dan tartil Al-Qur'an, cerdas cermat, pidato, seni kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.