Ekonomi Tumbuh 7 Persen, Pemkab Lotim Jadikan Festival Muharram Momentum Dongkrak UMKM

 

Selong – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, resmi membuka Event Festival Muharram 1448 Hijriah di GOR Lalu Muslihin, Selasa (16/6). Pembukaan festival tahunan ini diarahkan sebagai instrumen nyata untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif daerah.

Menyampaikan pesan Bupati, Edwin meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memprioritaskan keterlibatan UMKM dalam setiap agenda publik. Langkah ini dinilai strategis mengingat performa ekonomi daerah tengah menunjukkan tren positif.

"Pada akhir tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur berada di kisaran 4 persen, dan meroket hingga mencapai sekitar 7 persen pada triwulan pertama tahun 2026," ungkap Edwin dalam sambutannya.

Kendati tumbuh pesat, Edwin menggarisbawahi bahwa pemda masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam mendistribusikan kesejahteraan secara merata, khususnya bagi masyarakat yang berada di kategori desil 1 hingga desil 5.

"Oleh karena itu, penguatan ekonomi masyarakat akan menjadi fokus utama program pemerintah daerah pada tahun 2027. Berbagai festival yang mampu menggerakkan ekonomi mikro seperti ini harus terus ditumbuhkembangkan di seluruh kecamatan," imbuhnya.

Di lokasi yang sama, Asisten Administrasi Umum Setda Lombok Timur sekaligus Ketua Panitia, Husnul Basri, melaporkan bahwa Festival Muharram kali ini mengusung tema “Menebar Semangat Hijrah Mewujudkan Lombok Timur SMART". Tema tersebut merefleksikan transformasi daerah menuju kemajuan di berbagai lini, termasuk aspek religius.

Tingginya antusiasme pelaku usaha terlihat dari membeludaknya peminat stan. Dari sekitar 150 UMKM yang mendaftar, panitia hanya mampu memfasilitasi 37 stan karena keterbatasan area GOR. Meski demikian, sisa pelaku usaha lainnya tetap memilih berpartisipasi secara mandiri di sekitar lokasi acara.

Selain menghadirkan pasar rakyat, festival ini juga mengintegrasikan berbagai pelayanan publik jemput bola untuk masyarakat, di antaranya:

  • Layanan perpustakaan keliling dan pojok baca.

  • Penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

  • Pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan.

Rangkaian acara sendiri sudah dimulai sejak pagi dengan Pawai Ta'aruf yang melibatkan ribuan peserta dari unsur pelajar, ormas, dan aparatur sipil negara, lengkap dengan parade simbolis 1.448 dulang.

Selama sepekan ke depan, panggung seni festival akan diisi oleh pertunjukan budaya tradisional seperti hadrah, wayang kulit, cilokaq, hingga pentas musik pelajar. Rangkaian perayaan ini dijadwalkan mencapai puncaknya pada 21 Juni mendatang dengan penampilan grup band nasional GIGI, Bams, dan John Paul Ivan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.