Pemkab Lombok Timur Perkuat Sinergi Lintas OPD Percepat Penurunan Stunting

 


SELONG – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat strategi percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui Rapat Koordinasi Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur sekaligus Ketua Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S), H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Dalam arahannya, Wabup menegaskan pentingnya penetapan penanggung jawab (person in charge/PIC) dari setiap OPD di wilayah binaan masing-masing agar jalur komunikasi dan tindak lanjut intervensi tidak terputus.

"Prinsip utama Program Genting adalah gotong royong. Intervensi spesifik berupa bantuan nutrisi tinggi protein hewani maupun intervensi sensitif seperti penyediaan air bersih dan rumah layak huni harus disampaikan secara terpadu kepada mitra," ujar Edwin Hadiwijaya.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AKB Lombok Timur, Muksin, memaparkan bahwa dari target pusat sebanyak 14.106 Keluarga Berisiko Stunting (KRS), sebanyak 11.610 KRS telah terintegrasi. Intervensi yang disalurkan meliputi edukasi bagi 9.627 KRS, bantuan nutrisi untuk 1.574 KRS, fasilitas air bersih bagi 394 KRS, jamban sehat untuk 14 KRS, dan bedah rumah layak huni.

Perwakilan Kemendukbangga Provinsi NTB, Lalu Makripuddin, turut mengapresiasi capaian Program Genting Lombok Timur yang telah menyentuh angka 81 persen, sembari mengingatkan pentingnya sinkronisasi data Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) antara aplikasi daerah dan pusat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.