Bupati Ajak Masyarakat Rawat Persaudaraan dan Lanjutkan Pembangunan pada Puncak Hari Jadi ke-131 Lombok Timur

 


SELONG – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Jadi ke-131 Kabupaten Lombok Timur sebagai ajang memperkuat persaudaraan, melakukan refleksi, serta mengawal keberlanjutan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-131 Lombok Timur di Lapangan Tugu Selong, Senin sore (31/8/2026). Acara yang dirangkaikan dengan tablig akbar dan tausiyah kebangsaan oleh TGH. Muhammad Zainul Majdi (TGB) tersebut turut dihadiri Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya dan Sekda H. Muhammad Juaini Taofik.

Dalam sambutannya, Haerul Warisin memberikan apresiasi serta penghormatan kepada para pemimpin Lombok Timur terdahulu atas pondasi pembangunan yang telah diletakkan. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak sebatas fisik jalan dan gedung, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Pikiran harus lebih tinggi daripada perbedaan, persaudaraan harus lebih tinggi daripada kepentingan, dan Lombok Timur harus dijaga bersama," ujar Bupati.

Pada sesi dialog aspirasi warga, Bupati memaparkan komitmen pemda dalam menjawab tantangan infrastruktur, pertanian, kesehatan, hingga pariwisata. Pemkab Lombok Timur telah memperjuangkan dana pusat sebesar Rp250 miliar untuk pembangunan jalan pada 2026–2027, serta alokasi irigasi pertanian lebih dari Rp21 miliar. Di bidang lingkungan, Lombok Timur menjadi satu-satunya kabupaten di wilayah Bali-Nusa Tenggara yang terpilih dalam program pengelolaan sampah bantuan Bank Dunia.

Pemda juga merencanakan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi kader posyandu serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di 8.000 titik pada tahun 2027.

Sementara itu, TGB dalam ceramahnya mengapresiasi empat karakter utama masyarakat Lombok Timur, yakni cinta ilmu, berani merantau, terbuka, serta berani menegakkan kebenaran. Puncak acara diakhiri dengan penyerahan bantuan dana kemanusiaan untuk korban gempa NTT sebesar Rp480 juta hasil galangan Korpri, PGRI, Dinas Kesehatan, dan Dikbud.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.