Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan untuk Mendorong Kualitas UMKM
SELONG – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menekankan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan kualitas produk dan menembus pasar yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) NTB Tahun 2026 di Rupatama 2 Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (16/9/2026).
Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyoroti besarnya potensi daerah di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, hingga perikanan yang menjadikan Lombok Timur sebagai wilayah dengan jumlah UMKM terbesar di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai bentuk komitmen permodalannya, Pemkab Lombok Timur telah mengucurkan dana tunai senilai Rp20 miliar pada tahun 2025.
Bupati mengingatkan agar UMKM tidak hanya berfokus pada kuantitas produksi, tetapi juga manajemen dan tata kelola keuangan yang matang di era digital. Salah satu potensi unggulan daerah yang disinggung adalah keberadaan pabrik pengolahan porang berkapasitas besar di NTB. Pemkab Lombok Timur bahkan tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait perizinan ekspor perdana tepung porang ke Tiongkok.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Iskandar Zulkarnaen, menyampaikan bahwa Kabupaten Lombok Timur menjadi penerima fasilitasi terbanyak di NTB pada tahun 2026, mencakup 7 Desa Berdaya Transformatif dan 64 Desa Berdaya Tematik. Sebanyak 144 pendamping disiagakan untuk mengawal pengelolaan dana produktif dan peningkatan daya saing ekspor UMKM.
Langkah ini sejalan dengan upaya Pemprov NTB dalam menekan angka kemiskinan absolut hingga di bawah 10%, sekaligus melakukan transformasi ekonomi secara bertahap menuju sektor kelautan, pariwisata, dan UMKM.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB, Ignatius Adhi Nugroho, turut memberikan apresiasi atas komitmen Pemkab Lombok Timur dan menyatakan dukungan penuh BI dalam mengakselerasi pemberdayaan ekonomi desa.
Kegiatan Forum KSSK NTB 2026 yang mengusung tema "Sinergi dalam Mendukung Program Desa Berdaya" ini diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan kepada jajaran Pemkab Lombok Timur, Bappeda NTB, serta perwakilan UMKM lokal.













Post a Comment