Dana Desa Harus Bikin Warga Betah, Sekda Lotim Apresiasi Peran Pemuda Selatan
Selong – Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mengapresiasi peran pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Selatan (GPS) dalam mendorong kemajuan masyarakat di wilayah selatan.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-1 GPS yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan lansia di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Sabtu (17/1).
Menurut Sekda, keberadaan pemuda menjadi kekuatan penting karena mampu menghimpun berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga tokoh masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya memahami makna keberagaman sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an.
“Perintah untuk saling mengenal bukan sekadar mengetahui nama, tetapi memahami potensi, kekurangan, dan solusi atas masalah bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sekda menekankan peran Dana Desa sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Fungsi Dana Desa itu satu: membuat masyarakat betah tinggal di desanya,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa indikator kenyamanan tersebut mencakup infrastruktur jalan, ketersediaan air, listrik, serta terciptanya suasana yang aman dan saling menghargai.
Selain itu, Sekda juga mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah bersama Universitas Mataram, termasuk pembangunan laboratorium rumput laut berskala internasional serta klinik dokter spesialis di wilayah Ekas.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi beban biaya kesehatan masyarakat pesisir.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan, khususnya KTP online, sebagai pintu masuk akses bantuan sosial dan layanan BPJS.
Kepada para pemuda, Sekda berpesan agar bijak dalam mengelola keuangan, belajar dari pengalaman masa lalu ketika harga komoditas tinggi namun tidak diimbangi dengan kebiasaan menabung.
“Mari kita terapkan semangat Yassiru wala tu’assiru—mudahkanlah urusan orang lain dan jangan dipersulit,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri camat, kepala desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat.



Post a Comment