Resmikan Revitalisasi 46 Sekolah, Bupati Haerul Warisin Tekankan Sinergi Pemerintah dan Swasta
LENEK – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di SD 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/1/2026). Program ini menyasar 36 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah (APBN dan APBD). Keterlibatan pihak ketiga, seperti lembaga non-pemerintah Happy Hearts melalui program Classroom Hope, menjadi kunci percepatan perbaikan infrastruktur sekolah di daerah.
"Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak akan mampu membangun sarana pendidikan sendirian. Sinergi antara pusat, daerah, dan swasta harus tampil bersama. Pendidikan adalah fondasi utama; tidak ada gunanya membangun sarana fisik megah jika anak-anak kita tidak memiliki akhlak dan ilmu," ujar Haerul Warisin.
Bupati juga memaparkan rencana pengembangan akses pendidikan melalui "Sekolah Rakyat" (SR) yang akan segera hadir di Kecamatan Jerowaru, serta rencana pendirian Sekolah Unggul Garuda.
Di sisi lain, Bupati memberikan peringatan keras terkait kinerja pelayanan publik. Ia menginstruksikan agar tidak ada lagi hambatan layanan di Puskesmas atau Rumah Sakit hanya karena urusan administratif BPJS, sembari meminta masyarakat tetap disiplin mengurus data kependudukan (KTP).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menambahkan bahwa lahan pembangunan sekolah tersebut merupakan hasil hibah dari kepala sekolah serta tokoh masyarakat setempat. Dengan fasilitas yang kini sudah memadai, ia memberikan tantangan kepada para pendidik untuk meningkatkan prestasi siswa.
"Sarana sudah lengkap, sekarang tidak ada alasan lagi. Jika prestasi tidak muncul, maka Bapak Bupati tentu akan melakukan evaluasi dan pergeseran kepala sekolah," tegas Kadis Dikbud.
Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati didampingi jajaran Forkopimcam, perwakilan donatur, serta tokoh masyarakat. Revitalisasi ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM di Lombok Timur.



Post a Comment