Wabup Lombok Timur Dorong Program Posyandu Ternak untuk Wujudkan Ternak Sehat

Selong – Wakil Bupati Lombok Timur, Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri kegiatan program Ikatan Keluarga Mahasiswa Masbagik (IKMM) Mengabdi 2026 yang berlangsung di Desa Lendang Nangka Utara, Rabu (28/1). Kegiatan tersebut mengusung program “Posyandu Ternak” sebagai upaya mewujudkan ternak sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari aspek sosial, ekonomi, hingga kesehatan.

Program Posyandu Ternak ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur, dengan fokus pada pemberian vaksinasi dan vitamin bagi ternak milik warga.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut menyasar dua dusun di Desa Lendang Nangka Utara, yakni Otak Pancor dan Benteng Selatan, sebagai lokasi pelaksanaan awal kegiatan.

Selain itu, Desa Lendang Nangka Utara pada tahun 2026 juga menjadi sasaran Program Desa Berdaya Provinsi NTB. Program ini akan menyasar sekitar 300 kepala keluarga (KK) yang tergolong miskin ekstrem melalui berbagai intervensi pemberdayaan ekonomi.

“Insya Allah, program ini akan menyasar sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) kategori miskin ekstrem. Fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mereka bisa lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Wakil Bupati.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian obat cacing secara simbolis sebagai tanda dimulainya gerakan kesehatan ternak secara massal di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, antara lain Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Desa Lendang Nangka Utara, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dan peternak setempat.

Selain program kesehatan ternak, rangkaian kegiatan IKMM Mengabdi 2026 juga mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, penanaman bibit pohon, serta program peningkatan ekonomi masyarakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.