Fokus Pengabdian, Bupati Lotim Minta ASN Tak Terlena Media Sosial

Lombok Timur - Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan kepada seluruh aparatur pemerintah agar tetap fokus pada pengabdian kepada masyarakat tanpa terdistraksi oleh dinamika di media sosial. Hal tersebut disampaikannya dalam acara silaturahmi dan halal bihalal bersama guru dan pegawai lingkup Dikbud Kecamatan Montong Gading, Rabu (8/4).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya menjaga integritas sesuai sumpah jabatan yang telah diikrarkan. Ia mengingatkan bahwa tugas utama aparatur adalah bekerja nyata untuk kepentingan rakyat, bukan sekadar membangun citra di media sosial.

“Kita bekerja tidak perlu banyak bicara, tidak perlu fitnah. Fokus kita adalah untuk rakyat,” tegasnya.

Ia mengakui, meskipun sejumlah program SMART telah berjalan, masih ada persoalan yang belum terselesaikan dalam satu tahun terakhir. Namun demikian, ia optimistis sisa masa jabatan empat tahun ke depan dapat dimaksimalkan untuk mengejar target pembangunan.

Menanggapi maraknya kritik di media sosial, Bupati mengimbau jajarannya agar tidak mudah terpengaruh. Menurutnya, kritik merupakan konsekuensi dari jabatan publik yang juga dihadapi oleh pemimpin di berbagai tingkatan, mulai dari Presiden hingga Kepala Desa.

Bupati juga menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak masyarakat. Namun, aparatur diminta tetap fokus bekerja dan terbuka terhadap kritik yang membangun, selama tidak bersifat menghina. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi di tengah masyarakat.

Momentum silaturahmi tersebut, lanjutnya, harus dimaknai sebagai sarana mempererat hubungan serta mengambil hikmah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun sosial.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut mengapresiasi jajaran Pemerintah Kecamatan Montong Gading yang dinilai berhasil menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar. Ia menilai hal tersebut penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi.

Terkait kelangkaan elpiji, Bupati mengungkapkan telah bersurat kepada Pertamina untuk menambah kuota di Lombok Timur. Ia juga memperingatkan oknum yang menimbun atau menjual barang subsidi di atas harga resmi.

“Menjual barang subsidi di atas harga bisa dikenai sanksi. Saya minta masyarakat menggunakan gas sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak menjaga kejernihan hati dan pikiran dalam menjalankan tugas, agar setiap langkah pembangunan berjalan lancar.

Sementara itu, Camat Montong Gading, Arpin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati yang dinilai memberikan semangat bagi jajaran pemerintah dan masyarakat.

Ia menyebutkan, berkat sinergi dengan para kepala desa, gangguan kamtibmas seperti balap liar kini telah berhasil ditangani. Para pelaku telah dibina dan kembali menjalani aktivitas positif sebagai pelajar.

Selain itu, Arpin juga melaporkan sejumlah progres pembangunan, termasuk rehabilitasi jalan sepanjang dua kilometer yang dimulai sejak akhir Desember, serta perbaikan akses jalan pascabencana November lalu yang kini telah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Montong Gading tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan Dikbud, staf khusus bupati, tokoh agama, Forkopimcam, PGRI Kabupaten Lombok Timur, kepala desa, pengawas, kepala sekolah, hingga guru dan pegawai lingkup Dikbud setempat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.